Tugas Topik 10_No 17_Dwi Ayuk Wulandari

   KOMUNIKASI DALAM KELAS ONLINE Komunikasi dalam kelas online terjadi antara fasilitator dengan peserta diklat, antar peserta, peserta dengan penyelenggara. Komunikasi tersebut dilakukan secara synchronous maupun asynchronous. Komunikasi dalam kelas online misalnya terjadi di dalam forum diskusi, chat, blog, massage, dan sebagainya.     1.     Forum Diskusi        Dalam forum diskusi akan terjadi komunikasi interaktif antara fasilitator dengan serta, antar fasilitator, antar peserta untuk tukar pengetahuan dan pengalaman atau sebagai sarana unjuk kerja peserta. Dalam forum diskusi terdapat beberapa moodle diantaranya : Forum tunggal sederhana, yaitu fasilitator hanya membuat satu topik untuk didiskusikan oleh setiap peserta. Forum standar, yaitu setiap peserta dapat berpartisipasi baik membuat topik diskusi baru maupun menanggapi topik diskusi yang telah dibuat sebelumnya, baik yang dibuat peserta itu sendiri maupun yang dibuat oleh pes...

KONSEP, KARAKTERISTIK, TUJUAN, MANFAAT DAN KOMPONEN E-LEARNING

 A.    KONSEP E-LEARNING

Beberapa ahli mencoba menguraikan pengertian e-learning  menurut versinya masing-masing, diantaranya:

·         Jaya Kumar (2002)

E-learning sebagai sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan.

·         Darin E. Hartley (2001)

E-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringankomputer lain.

·         LearnFrame.Com

Dalam Glossary of eLearning Terms  (2001), e-learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media Internet, jaringan komputer,maupun komputer standalone.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa E-learning merupakan sistem yang digunakan sebagai media pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang memanfaatkan jaringan internet yang didukung dengan berbagai tekhnologi, misalnya komputer, laptop, dan tekhnologi informasi lainnya.

B.     KARAKTERISTIK E-LEARNING

Menurut Rosenberg (2001) karakteristik E-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi

Jadi dapat disimpulkan ada beberapa karakteristik e-learning, diantaranya adalah sebagai berikut :

1.    Tidak terbatas,  yaitu pengguna dapat mengakses objek atau materi pembelajaran dengan bebas tanpa terikat tempat dan waktu.

2.     E-learning memanfaatkan tekhnologi elektronik dengan dukungan internet.

3.  Fleksibel, yaitu ketersediaan bahan belajar, waktu, dan akses yang flexibel memungkinkan peserta didik untuk melakukan aktivitas pembelajaran sesuai dengan kondisi masing-masing.

4.     Sumber belajar dan informasi mudah diakses dan merata.

5.     Materi pembelajaran disediakan lebih menarik dan bervariasi.

C.    TUJUAN E-LEARNING

 Tujuan pembelajaran e-learning diantarnya adalah :

1.   Untuk meningkatkan daya serap dari para peserta didik dan mahasiswa atas materi yang diajarkan.

2.    Meningkatkan partisipasi aktif dari para mahasiswa.

3.    Meningkatkan kemampuan belajar mandiri.

4.    Meningkatkan kualitas materi pembelajaran.

5.    Untuk merangsang pertumbuhan inovasi baru.

D.    MANFAAT E-LEARNING

Pranoto, dkk (2009: 309) mengungkapkan beberapa manfaat e-learning, diantaranya adalah sebagai berikut :

1.      Meningkatkan suatu partisipasi aktif dari pebelajar.

2.      Meningkatkan suatu kemampuan belajar mandiri pebelajar.

3.     Meningkatkan suatu kualitas materi pembelajar serta juga pelatihan.

4.    Meningkatkan suatu kemampuan untuk dapat menampilkan informasi dengan perangkat teknologi informasi, yang mana dengan perangkat biasa akan sulit dilakukan.

Dari uraian pendapat di atas maka dapat disimpulkan manfaat dari pengembangan e-learning, yaitu :

1.      Memberi efisiensi biaya, karena tidak memerlukan biaya transportasi serta akomodasi.

2.    Dapat memudahkan pengguna untuk mengaksesnya melalui fasilitas internet tanpa dibatasi oleh jarak, tempat, dan waktu. 

3.      Dapat mempermudah untuk mengakses materi dengan cepat melalui layanan internet.

4.  Memberi kesempatan bagi pebelajar dengan secara mandiri memegang seluruh kendali atas keberhasilan dalam proses belajar.

5.      Administrasi dan pengurusan yang terpusat sehingga memudahkan dalam melakukan akses atau dalam operasionalnya.

E.     KOMPONEN E-LEARNING

Komponen yang membentuk e-learning diantaranya adalah :

1.      Infrastruktur e-learning.

Infrastruktur e-learning terdiri daripada personal computer (PC), jaringan komputer, internet dan perlengkapan multimedia. Termasuk di dalamnya peralatan teleconference apabila kita memberikan layanan synchronous learning melalui teleconference.

2.      Sistem dan Aplikasi e-learning.

Sistem perangkat lunak yang mem-virtualisasi proses belajar mengajar konvensional. Bagaimana manajemen kelas, pembuatan materi atau konten, forum diskusi, sistem penilaian (rapor), sistem ujian online dan segala fitur yang berhubungan dengan manajemen proses belajar mengajar. Sistem perangkat lunak tersebut sering disebut dengan Learning Management System (LMS).

3.      Isi kandungan/Konten e-learning

Konten dan bahan ajar yang ada pada e-learning system (Learning Management System). Konten dan bahan ajar ini bisa dalam bentuk Multimedia-based Content (konten berbentuk multimedia interaktif) atau Text-based Content (konten berbentuk teks seperti pada buku pelajaran biasa). Biasa disimpan dalam Learning Management System (LMS) sehingga dapat dijalankan oleh siswa kapanpun dan dimanapun.


Komentar

Postingan populer dari blog ini